Lima Bukti Seorang Muslim yang Mencintai Rasulullah

تنزيل (25)

Lima Bukti Seorang Muslim yang Mencintai Rasulullah >>  Menurut sebabnya, cinta itu ada  tiga macam yaitu  hubbu ladzatin maksudnya mencintai sesuatu berdasarlkan yang kita rasakan enaknya. Yang kedua hubbun aqliyun, yakni mencintai berdasarkan hal yang baik menurut akal kita, dan yang terakhir adalah  hubbu ihsanin, yakni mencintai orang yang berbuat baik kepada kita.

Mencintai Rasulullah SAW didasarkan kepada ketiganya, yakni mencintai beliau dengan hati, akal, dan perbuatan kita.

Sebagian Muslim mengaku paling mencintai Nabi hanya karena selalu merayakan maulud atau kelahirannya. Sementara sebagian yang lain mengaku lebih  mencintai Rasul karena selalu melaksanakan sunnahnya. Terlepas dari kebenaran pengakuan masing-masing, kedudukan mereka tentu jauh lebih baik dibanding dengan orang yang sama sekali tidak mencintai walau hanya dalam ucapan.

images (11)

 

Kita tahu bahwa banyak orang kafir yang memusuhi, menghina, menuduh penipu, bahkan menuduh pembohong, serta banyak tuduhan yang lainnya, sebagai upaya menghina dan merendahkan beliau, bahkan penghinaan terhadap beliau dan para sahabatnya  tidak hanya berlangsung ketika Rasul dan para Sahabatnya masih hidup, melainkan terus berlangsung hingga sekarang.

Namun walaupun demikian, tetap juga ada pula yang mengakui akan kemuliaan akhlaknya, mengagumi sikap dalam kepemimpinannya, bahkan kelembutan hatinya, walau mereka belum memeluk agama Islam.

Sebagai seorang Muslim tentu diwajibkan untuk mencintai Nabinya, dan harus mampu membuktikan kecintaannya tersebut. Adapun bukti cinta kepada baginda nabi, di antaranya,

Pertama, selalu menaati dengan menghidupkan sunah-sunahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang Muslim harus  menjalankan sunahnya dan mengikuti setiap ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT menyatakan bahwa barang siapa menaati  rasul, maka sesungguhnya ia telah menaati Allah. Dengan melaksanakan dan mengikuti sunah rasul adalah merupakan  keistimewaan tersendiri. Ia akan merasa bangga dengan sunah rasul, sehingga ia pun akan selalu meniru-niru apa yang dibuat oleh rasulullah saw.

Adapun sunnah yang harus dihidupkan adalah mencakup :

  • Sunah Surah, yakni sunnah yang berhubungan dengan gambaran yang nampak dari rasulullh saw, seperti memakai tutup kepala, bercelak, bersiwak, memotong kumis memanjangkan jenggot dsb.
  • Sunah Sirah, yakni sunnah yang berhubungan dengan perjalanan hidup baginda Rasullullah saw. bahwa seluruh hidup rasul hanya digunakan untuk menyampaikan risalah agama kepada seluruh manusia.
  • Sunah sarirah, yakni sunnnah yang berhubungan dengan fikir dan risau baginda nabi Muhammad saw.

Kedua, akan merasa bangga menjadi umat Rasulullah saw.

Kebanggaan ini tentu dengan mengikuti apa yang dirisaukan oleh Rasulullah saw. Selalu mengucapkan apa yang diucapkan rasul dan akan mengikuti apa yang dipikirkan oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw rela menanggung beragam penderitaan hanya untuk menyampaikan risalah kepada umat ini. Setiap hari beliau menyampaikan agama dengan mengorbankan seluruh harta dan jiwanya. Dan kita sebagai umat yang mengaku mencintainya maka hendaknya melakukan hal yang sama yakni menghidupkan usaha dakwah.

Ketiga, yakni dengan memperbanyak shalawat kepadanya.

).push({});

Rasulullah saw i bersabda,

“Barang siapa bershalawat atasku sekali, niscaya Allah bershalawat atasnya sepuluh kali.” (HR Muslim).

Allah SWT akan selalu  melindungi dan merahmati mereka yang bershalawat kepada Nabi. Bahkan menurut beberapa versi bahwa dengan memperbanyak shalawat, akan mempermudah pada setiap urusan duniawi.

Oleh karenanya hendaknya kita senantiasa membacakan shalawat kepada baginda Nabi Muhammad saw. Nadhomkan pada setiap pagi dan petang sehabis shalat subuh dan asar membaca sahalat sebanyak 100 kali.

Keempat yaitu selalu mencontoh akhlak beliau.

Bahwa Nabi Muhammad saw adalah memiliki akhlak yang mulia, sebagaimana yang difirmankan oleh  Allah SWT dalam surat al-Qalam ayat 4, “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) berakhlak yang agung.”

Juga dalam salah satu hadis dinyatakan Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan akhlak. Nabi bersabda,

“Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR Bukhari)

Kelima, Yaitu selalu mencintai orang-orang yang dicintai Nabi.

Jika Nabi mencintai para sahabatnya, maka kita pun hendaknya melakukan yang sama. Seperti kita maklumi bahwa Nabi sangat mencintai para sahabatnya seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dll, serta para istri dan keturunannya, sehingga kita sebagai seorang muslim hendaknya juga mencintai mereka.

Dengan bukti kecintaan kita kepada baginda Nabi Muhammad saw. maka kita berharap pada suatu saat nanti akan dikumpulkan beserta orang-orang yang dicintainya.

Baca artikel :

Demikianlah artikel sederhana tentang Lima Bukti Seorang Muslim yang Mencintai Rasulullah, semoga memberikan manfaat bagi kita semua.

Related posts

Leave a Comment

*