Mengenal Adat istiadat Orang Arab Saudi

download (25)

Mengenal Adat istiadat Orang Arab Saudi >> Apa yang anda ingat ketika mendengar negara Arab Saudi ? Tentu sebagai Umat Islam pasti ketika mendengar Arab Saudi yang teringat yaitu Mekah dengan Baitullah, dan Madinah Almunawarah dengan Masjid Nabawi. Umat Islam di Indonesia 100 % mengetahui tentang dua kota haram tersebut. Karena kedua kota Mekah dan Madinah merupakan kota yang banyak dibahas dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam baik dari SD/MI sampai Perguruan Tinggi.

Penulis yakin sekali bahwa semua umat Islam pasti menginginkan untuk “berkunjung” ke Arab Saudi, untuk menunaikan Rukum Islam yang ke-5, yakni Menunaikan Haji, Sehingga karena seringnya mendengar tentang Arab Saudi, padahal sama sekali belum pernah “berkunjung” seakan  seperti sebuah ungkapan Jauh di Mata Dekat di Hati.

Kelak ketika anda mendapat “kesempatan” untuk menunaikan Ibadah Haji atau Umroh, anda akan dihadapkan kondisi yang sangat berbeda dengan lingkungan di Negara Kita.  Secara geografis lingkungan Arab Saudi, terdiri dari Padang Pasir dan gunung bebatuan,  Sebagian kecil diantaranya di Madinah ada kebun kurma, yang dikenal dengan kurma najwa.

Berikut ini ada beberapa adat kebiasaan orang arab yang patut anda ketahui :

1. Mengutuk orang yang mencuri

Mencuri merupakan perbuatan jahat, maka untuk itu dalam Islam diberlakukan hukum potong tangan. Ruh dari ajaran ini maka orang arab sangat mengutuk pencuri walaupun beberapa real. Alkisah ada seorang supir ajnabi atau supir berwarga negara asing, dia kerja nyupir  bus dalam kota yakni di Mekah, yang dikenal dengan nama  Dahli. Bayarnya cukup dengan 2 Real, antara Haram ke Tanaim (miqot). Aturannya supir dilarang memegang uang hasil menjual tiket dari penumang, melainkan harus langsung dimasukan ke dalam kotak uang.

Terlepas dari maksud supir, ia memegang uang hasil penjualan tiket sebanyak 12 real, maka ketika diadakan pemeriksanaan dari syarikah, ternyata ditemukan uang dalam genggamannya sebagak 12 real, maka tidak ada toleransi, langsung diproses dan akhirnya dipulangkan.

Dengan pemahaman semacam ini jangan heran jika anda melihat mobil mewah parkir di berbagai tempat dengan aman tanpa ada yang mencuri. Orang arab tidak akan merasa was-was, ketika memarkirkan mobil, berhari-hari walaupun di tampat sepi.

2. Bangga dengan Baju Top dan Abaya.

 

download (10)

Orang Arab mempunyai kebanggaan yang luar biasa dengan baju top dan Abaya.  Mereka akan mengenakan baju jubah atau top dan kutra dengan bangga pada setiap kesempatan. Mereka menganggap bahwa baju top bagi laki-laki, dan abaya bagi perempuan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan mereka.

Seluruh anggota keluarga seakan harus mencintai baju khasnya, tanpa kecuali dari Raja sampai rakyat kecil mencintai pakaian top dan abaya.

Yang lebih heran lagi adalah seluruh pendatang seakan terkesima dengan penampilan dan kagum dengan mereka, dan pada akhirnya para pendatang banyak yang mengenakan baju top. Apalagi perempuan ajnabi wajib hukumnya mengenakan baju abaya layaknya perempuan arab.

).push({});

3. Memuliakan tamu, keberanian, kehormatan dan harga diri

Orang arab sangat mementingkan keramahtamahan terhadap tamu, keberanian, kehormatan, dan harga-diri. Anda bisa lihat bagaimana nilai kehormatan orang Arab terutama pada  wanita, yang tidak boleh diganggu orang luar.

Wanita dipandang sebagai sesuatu yang wajib mendapat perlakuan istimewa. Ketika anda antri di Bank misalnya, anda sudah bejam-jam, tiba-tiba datang wanita, maka ia bisa langsung mendapat pelayanan. Wanita bagi mereka merupakan simbol kehormatan dan harga diri mereka.

4. Kalau di Indonesia setiap pengguna jalan raya wajib berada di jalur kiri, di Arab Saudi justru sebaliknya pengguna jalan raya barada di jalur kanan. Tentunya bagi para Supir yang berasal dari Indonesia harus menyesuaikan perbedaan yang sangat mencolok ini.

5. Gaya komunikasi orang Arab, suka berbicara berlebihan dan banyak basi-basi. Hal ini bisa ditemui ketika pertemuan antara orang arab, mereka tidak cukup sekali ungkapan, melainkan berkali-kali. Kecuali itu dalam komunikasi orang arab seperti orang zajirah arab lainnya, yaktu selalu disertai dengan isyarat, dengan suara keras menyentak.

6. Makan dengan Berjamaah.

images (34)

Kebiasaan makan berjamaah bagi orang Arab Saudi atau penduduk jazirah arab lainnya telah berlangsung secara turun temurun, ribuan tahun. Dikisahkan Nabi Ibrahim, sangat senang makan berjamaah. Setiap kali akan makan maka ia memanggil orang untuk makan bersamanya.

Simak artikel :

Demikianlah artikel sederhana tentang Mengenal Adat istiadat Orang Arab Saudi, terima kasih atas kunjungannya.

 

 

 

 

 

Related posts

2 thoughts on “Mengenal Adat istiadat Orang Arab Saudi

  1. It’s great to find somnoee so on the ball

  2. Terima kasih atas informasinya. Semoga sukses selalu.
    http://grosirsponmandi.klikspo.com/

Leave a Comment

*